POTENSI TAMBAK GARAM 

Garam merupakan hasil pemanfaatan sumber daya alam  dari laut yang membutuhkan panas dari cahaya matahari untuk penguapan dan pembentukan Kristal garam. Proses pembuatan garam yang masih teradisional pada umumnya dapat dilakukan dengan  langkah awal terlebih dahulu mengalirkan air laut ke lahan yang telah di persiapkan dan telah diberikan polibek ataupun terpal sebagai alas untuk menampung air laut tersebut.Kemudia di bantu oleh sinar matahari yang cukup untuk merebus air garam hingga menjadi butiran-butiran garam yang lebih halus dibandingkan dengan pembuatan dengan bantuan sinar matahari yang memiliki butiran Kristal yang lebih besar.
Faktor pendukung terbesar produksi garam ini ialah iklim cuaca yang cukup panas pada musim kemarau menjadikan produksi garam cukup menjanjikan.Sehingga pada musim kemarau para petani garam dapat .memperoleh upah dan hasil 2 kali lipat dibandingkan pada musim-musim yang lain.sehingga dapat mensejahterakan para petani garam .Perihal pendistri butoran dipermudah Dengan adanya PT garam yang berada di desa pagarengan. PT garam yang ada di desa pangarengan memudahkan petani untuk menjual hasilnya. serta didukung oleh akses jalan yang merupakan salah satu jalan yang sering dilaluil kendaraan ekspedisi serta truk-truk bermuatan besar sehingga mempermudah akses distribusi garam. Setiap m2 tambak dapat menghasilkan 2 ton garam dalam kurun waktu pembuatan 1-3 bulan dengan harga jual 45-60 ribu perkarung dengan berat sekitar 50-60 kilogram selama musim kemarau.

Keunikan yang perlu kita ketahu bersama bahwa para petani garam di desa apa’an kecamatan pangarengan  ini menggunakan sepeda yang sangat unik dan has karnya para petani garam untuk mempermudah dan mengirit pengeluarkan keungannya tanpa harus untuk membeli bahan bakar.Dalam satu kali pengangkutan garam menggunakan sepeda dapat menampung 5 hingga 6 sak untuk dibawak dan dikumpulkan di titik tertentu.Penggunaan sepeda tersebut juga mempermudah karna disesuai dengan akses jalan yang di lalui antara tambak garam yang satu dengan yang lainnya.

POTENSI PETANIAN TEMBAKAU

Selain garam didesa Apa’an yang dapat berpotensi pada musim kemarau yakni adalah petani tembakau dan petani jagung. Struktur tanah kering dan curah hujan rendah membuat tembakau ini tumbuh subur di desa apa’an. Selain menjadi tempat produksi tembakau desa apa’an juga sebagai sentra produksi garam. Dusun Combi, Beringin, Cangkarman dan Duko salah satu dusun produksi garam.  Desa Apa’an tidak hanya menanam komoditi tembakau tetapi juga jagung. Meskipun produktivitas jagung yang ditanam tidak seluas produktivitas tembakau. Jagung yang ditanam masyarakat biasanya digunakan untuk konsumsi sendiri sehingga masyarakat sekitar tidak terlalu banyak yang menanam jagung dibandingkan tembakau. Warga desa Apa’an yang menanam komoditas jagung dan tembakau yaitu dusun Combih dan Duko. 
Kita tahu jika tembakau produksi Madura memiliki aroma yang khas. Hal itu karena tembakau Madura mampu beradaptasi dengan cuaca kering atau curah hujan rendah. Kondisi iklim tersebut membuat petani desa Apa’an menanam komoditi pertanian yang mampu beradaptasi dengan kondisi iklim yang tidak menguntungkan namun memiliki nilai jual yang tinggi dan komoditas yang sesuai yaitu tembakau. 
Produksi tembakau di desa Apa’an tersebar di dusun Combi, Cangkarman dan Duko. Ketiga dusun tersebut berusaha mengoptimalkan potensi tembakau dengan kondisi lingkungan yang ada. Sampai saat ini potensi dalam bidang pertanian yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat desa Apa’an masih dipegang oleh tembakau. Performa tembakau menjadi primadona dalam bidang pertanian dan menjadi unggulan masyarakat desa Apa’an. 

POTENSI TAMBAK BANDENG 

Potensi lain yang dapat menjadikan desa apa’an menjadi desa yang mandiri dan sejahtera serta dapat mengangkat perekonomian masyarakat desa Apa’an yaitu tambak bandeng. Ketika musim penghujan rata-rata masyarakat desa Apa’an khusunya dusun Beringin beralih mata pencaharian dari petani garam menjadi petani tambak ikan bandeng. Namun areal yang sejak dulu menjadi tambak bandeng berada didusun Cangkarman. 
Usaha tambak bandeng secara nyata mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar karena omset yang didapat dari tambak bandeng sangat menjanjikan.  Selain sebagai omset masyarakat desa apaan tambak bandeng tersebut juga berguna untuk memasok produk unggulan yang terdapat di desa apaan dimana produk ungulan terutama dari segi panggan, olahan bandeng memang menjadi ciri khas dari desa apaan seperti naget bandeng, abon bandeng dan juga bandeng cripy. 


Comments